5 Hal dari Ho Chi Minh City yang selalu bikin kangen

 
Ho chi minh city merupakan kota terbesar di Vietnam dan terletak dekat sungai Delta Mekong, inget Mekong bukan SEKONG (baca: ngondek) maaf yang SEKONG jangan tersinggung. Jika dilihat sekilas Ho chi minh city tidak berbeda jauh seperti Jakarta. Di Ho chi minh city banyak sekali kendaraan bermotor dan prilaku mereka hampir sama kaya penduduk Jakarta. Misalnya jika ada yang mau menyebrang bukannya mengurangi kecepatan kendaraan mereka malah nambah kecepatan abis kitu malah kita yang dimaki-maki padahal mereka yang salah.  Yawloh harus banyak-banyak istigfar lah jika akan menyebrang di Ho chi minh city.

Tapi meskipun begitu Ho chi minh city selalu membuat saya kangen selain karena hiruk pikuk kendaraan kabel listrik yang melilit tidak karuan di tiang listrik, aneh ya kok kangen sama begituan bukannya kangen pacar/ istri. Diluar itu semua  masih banyak hal lain yang bikin kangen dari Ho chi minh city seperti : 


 1. Makanan Khas Vietnam


 
Makanan khas vietnam ini bernama Pho, jangan salah ya Pho ini adalah nama makanan bukan anggota dari TELETUBBIES. Makanan sejenis mie yang tebuat dari tepung beras menggunakan kuah berkaldu dengan irisan daging dan sayur diatasnya. Selain itu Pho juga biasanya di lengkapi dengan sidedish daun mint dan jeruk nipis. Rasanya itu gurih dan segar jika ditambah kan daun mint. Saya membeli Pho ini di Pho 2000 yang beralamat di 31, D Phan Chu Trinh, Ho Chi Mint City. Yang menjual Pho sebenarnya banyak bukan cuma di Pho 2000, tapi karena presiden Amerika ke-42 Bill Clinton pernah kesini saya jadi penasaran deh.


2. Surga untuk pecinta Beer

Sebagian orang mungkin sudah tau kalo harga beer di Ho chi minh city ini memang murah nya kurang ajar, untuk harga beer lokal merk Bia hoi harganya sekitar 9000 VND, Hanoi beer sekitar 15.000 VND, Vietnam sendiri memang termasuk negara pecandu beer terbesar di Asia Tenggara. Dari 90 juta penduduk Vietnam rata-rata mereka mengkomsumsi beer 33 liter/orang  per tahun. Selain karena kebiasaan disini juga ada yang nama nya Festival Beer. Saya beli beer karena lucu aja pas ke minimarket nemu beer Heineken kemasan Ho chi minh city setelah selesai di foto beernya saya berikan ke teman saya untuk dihabiskan.



3. Belanja dengan harga murah

Sebenarnya saya bukan tipe orang yang suka BER-belanja, tapi lebih suka DI-belanjain #loh. Tempat berbelanja di Ho chi minh city yang terletak di pusat kota dan merupakan pasar tertua ini bernama Ben tanh market yang berletak di Intersection of Le Loi, Ham Nghi, Tran Hung Dao Avenues and Le Lai Street, Ho Chi Minh disini kita bisa menemukan bermacam barang dan souvenir buat oleh-oleh emak jangan lupa! berbelanja disini masih menggunakan harga tawar menawar dan bisanya kita dapat menawar sampai dengan 50%. hampir kebanyakan pedangan disini fasih berbahasa tubuh inggris dan untuk pembayarannya pun mereka menerima USD atau VND.


 4. Banyak tempat pijat
Setelah lelah berkeliling kota Ho chi minh city tempat yang pas untuk melemaskan otot yang tegang adalah tempat pijet. Meskipun banyak berjejer tempat pijet jalanan di District 1 Ho chi minh city namun saya tidak tertarik karena takut kena tipu atau bisa jadi entar malah pijat plus-plus. Saya lebih memilih tempat pijat beneran, nah salah satunya adalah Enjoy massage, terletak di 5b3 Le Thanh Ton Street | Ben Nghe Ward District 1, Kota Ho Chi Minh. Terdapat berbagai jenis pijatan tapi saya memilih pijat tradisonal. Saat akan dipijat kita haruskan mengganti pakaian dengan kaos dan celana pendek yang mereka berikan. Over all terapis nya melakukan pijatannya enak dan profesional gak ada tuh acara nyenggol-nyengol area pribadi kita #eh

5. Klub Malam
Tempat terkahir yang bikin kangen adalah kehidupan malamnya, rasanya bagai sayur kurang garam kalo ke sini tapi tidak menikmati kehidupan malam Ho chi minh city, kebetulan saya memang suka bergadang, minum-minum ganteng dan mendengarkan musik jadi pas kalo pergi ke sebuah klub malam yang cukup terkenal di District 1, Ho chi minh city bernama Crazy Buffalo. Hampir setiap malam tempat ini di penuhi para turis dan beberapa penduduk lokal, memesan minuman disini emang butuh extra sabar karena pelayannya lamaaaaa. mungkin karena banyak pengunjung atau kekurangan pegawai. selain itu karena letaknya di persimpangan jalan suara musik yang diputar bercampur dengan suara motor yang lewat sungguh kolaborasi yang epic. Crazy Bufallo berada di De Tham and Bui Vien streets District 1, Ho Chi Minh City.
Happy Traveling ;)

About Budy TravellingAddict

Budy TravellingAddict
Recommended Posts × +

57 komentar:

  1. Pho nya mantaap bang.. Tapi vietnam Yang saya demen nongkrong2 pinggir jalan sambil ngopinya itu loh :D

    ReplyDelete
  2. wahhh saya kurang tahu soal vietnam... makanannya bikin ngiler, hehehe

    ReplyDelete
  3. Makanan halal susah gak dicari disana Bud?
    Kalo aku nanti ke sana, dan nulis hal yang sama, kayaknya bakalan ada poin tentang ceweknya hahaha. *keinget mbakmbak pramugari Vietnam Airlines yang kece kece itu

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gimana ya? susah2 gampang sih tapi tenang maz yayan sebelum makan saya udah baca do'a dulu kok. hehehe

      Delete
  4. Wah, sepertinya bisa menjadi refernsi menarik nih, ijin bookmark Ga

    ReplyDelete
  5. bagaimana bila ke sana melalui jalur darat, adakah pengalaman?
    aman tidak ya bila via jalur darat?
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya waktu itu via Kuala Lumpur - Ho Chi Minh menggunakan transportasi udara kayaknya sih aman2 aja selama kita tetap waspada

      Delete
  6. Baru minggu kemarin dari HCMC. Makanannya ngangenin. Pho ngga begitu suka....rasanya aneh. Haha.

    ReplyDelete
  7. aaghhhhh crazy buffalo ^o^... pas ke HCMC dulu, aku jg kesana ;p. ini kota memang ngangenin, padahl aku pernah kena scam mas.. ditipu ama kakek2 tukang becaknya.. hihhhh, masih sebel kalo inget... -__- tapi pelajaran lah, kalo kesana lg ga boleh lengah sedikitpun...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setdah itu kakek ga sadar umur udah tua masih nipu, pasti di scam harga naik becak ya? awalnya brp pas udah sampe jadi naik harganya

      Delete
  8. Itu makanan Khas Vietnam yang di balut-baut itu kayak risoles yah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya semacam spring roll gitu lupa saya nama makanannya

      Delete
  9. wahh saya harus ke sana nih, ngiler banget sama tempat belanja dan makanannya.. #harusnabung nih..

    ReplyDelete
  10. semoga bisa ke sana biar bisa belanja murah patut jd referensi ne
    kekinean*blogspot*co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayok ke HCMC
      terima kasih atas kunjungan baliknya ;)

      Delete
  11. Wah di Ben Tanh Market, nawarnya bisa 50%?
    Ajang penguji kefasihan menawar ini :p, hampir sama kaya di Bringharjo atau emperan toko sepanjang malioboro jogja mas. Harus pandai menawar.

    ReplyDelete
  12. Bahasa kamu halus yaaa "Suka begadang mendengarkan musik" padahal bisa di singkat dengan "DUGEM" hahaha

    ReplyDelete
  13. Kota ini kayanya cocok disebut kota foya-foya ya..hihihi semua kebutuhan bersenang2 lengkap dan murah disitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selain untuk foya2 disini juga banyak wisata sejarahnya loh

      Delete
  14. Pijetnya kaakk, pijettt ... pijetnya 1 jam murah kok kaakkk *lah malah dagang*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... pengalaman banget kayaknya kak Timo

      Delete
  15. Waaaahaa buat aku sih kayaknya makanan deh yang utama dulu, nah baru masalah club atau pijetnya itu bonus :p wkwkw :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya makananya emang pertama kerasa aneh tapi kelamaan enak juga. Hehehe

      Delete
  16. baru balik seminggu lalu dari Ho Chi Mihn city. seru di sini. suka dengan suasananya yang lebih aman dari 2-3 tahun lalu. lebih banyak wisatawannya sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah seru baru darisana ini juga catatat perjalanan saya waktu tahun lalu sih

      Delete
  17. Duh jalan2nya udaahh jauh! Ajakin aku dong 😁

    ReplyDelete
  18. Vietnam, keingat teman cewek yang bisa bahasa Indonesia itu hihi. Dia sering banget mosting foto2 keindahan Vitnenam, mulai Ho Chi Minh, Da Nang sampai Vung Tao.
    Dan emang mirip Indonesia ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah enaknya punya temen disana bisa bahasa indonesia pula

      Delete
  19. Iya bener. Pho-nya emang mantab. Lebih mantab lagi kalau icip2nya di Hue. Konon, di situ paling enak untuk urusan kuliner di Vietnam. Bahasa kerennya sih, mempunyai rasa yang autentik hehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemarin waktunya mempet jadi cuma berkeliaran di HCMC aja

      Delete
  20. waah pho nya bikin ngiler, kalo bir nya tutup mata deh
    *kibas jilbab :p

    ReplyDelete
  21. kak ke padang pasirnya juga gk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak sempet ke white sand dunes di Mui Ne, cuma di HCMC aja ;(

      Delete
  22. wah, mainnmu jauh juga ternyata mas. haha.
    blusuk ke klub malam kayanya boleh tuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga baru sadar bisa nyasar sampe Vietnam
      Yuk ah blusukan club malam di jogja #Eh

      Delete
  23. Jadi kangen main ke ho ci min lagi :))

    capek belanja terus pijet. paling enduesssss

    ReplyDelete
  24. Dulu awal-awal kuliah dan anget-angetnya punya paspor, pengen banget ke Vietnam gitu. Tapi, kemudian memudar karena kesibukan kuliah hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang gitu sih, makanya beresin dulu kuliahnya

      Delete
  25. Pho itu bikin kangen, enaaak banget!

    ReplyDelete
  26. Kangen kopi vietnam! Kopi di Trung Nguyen tuh yang paling mantap!

    ReplyDelete
  27. makanan khas vietnamnya terlihat sangat enak ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk lidah indonesia masih masuk makanan vietnam

      Delete
  28. pak ini sama seperti jakarta kah? kalau sama males juga sih kesana...

    ReplyDelete

Ciye.. yang udah baca-baca, tapi gak KOMEN :D