Bagaimana cara memkasimalkan waktu saat transit di Manila

Icon Intramuros (Dok. Pribadi)
Sambil menyelam minum air kira-kira begitulah perjalanan saya Manila kali ini. Dikarenakan pesawat Cebu Pasific Air yang saya tumpangi transit di Manila. nah dari pada saya bengong kaya orang bego diem di Hotel lebih baik keliling-keliling Manila sambil menunggu flight saya ke Jakarta. kesan pertama begitu keluar bandara Ninoy Aquino Manila itu kaya Jakarta.

Iya kaya Jakarta dimana jumlah kendaraan berbanding terbalik dengan ruas jalan yang ada. dan banyak pedagang kaki lima yang mendirikan lapaknya di pinggir jalan. Jakarta banget lah pokoknya. nah tujuan pertama saya adalah cari makan siang, sempet bingung sih mau makan apa? dimana? dan dengan siapa? karena cuaca yang sangat terik (red. Panas) entah kenapa mendadak saya pengen pergi ke Mall.

View Manila On Top (Dok. Pribadi)
Jepneey aka angkot (Dok. Pribadi)
Mall yang terdekat disekitar saya meninap adalah Robinsons Place. Mall nya lumayan besar sih kalo di bandung mirip Trans Studio Mall. yang ngebedain di Mall ini security nya bawa senapan AK 47 serem kan. security aja bawa senapan apa lagi polisinya. mungkin karena tingkat kriminal yang tinggi jadi hampir setiap security disana dilengkapi dengan senjata/ senapan. 

Menu A : Wings ricebox (Dok. Pribadi)
Sempet bingung pas udah sampai food court mau makan apaan, tapi karena saya anaknya religius banget #travellersoleh nyari aman makan ayam aja di Bonchon. lumayan agak ngantri juga sih secara pas jam makan siang. dan menu yang saya pilih adalah Wings Ricebox yang harganya sekitar 149 Peso. dan Chiken Poppers Regular harganya 75 Peso.

Trisikad aka becak (Dok. Pribadi)
Kawasan Intramuros (Dok. Pribadi)
Setelah puas keliling mall tujuan selanjutnya adalah icon manila yaitu Intramuros. sepanjang perjalanan menuju kesana banyak yang nawarin semacam becak gitu atau Trisikad kalo di Manila sebutannya. tapi saya pilih berjalan kaki saja meskipun keringat banyak bercucuran panas bro!! sebenernya kalo menurut saya kawasan Intramuros biasa aja sih kaya semacam kota tua kalo di Jakarta atau kota lama kalo di Semarang.

Pedagang kaki lima di kawasan Intramuros (Dok. Pribadi)
Gereja Katedral (Dok.Pribadi)

Sepanjang kawasan Intramuros juga banyak pengemis/ gelandangan yang sedang berteduh di bawah pohon. serta lagi-lagi banyak pedagang kaki lima. sekali lagi mirip Jakarta kan?! emang sih jadi berkesan kumuh. tapi iya itulah keadaan sebenarnya.  oh iya di dalam Intramuros juga sempat ada yang lagi Foto shoot entah untuk dokumen pribadi atau apa. dan ga lupa sebelum pulang saya mampir beli magnet dan kaos bertuliskan Manila untuk buah tangan. 

Ada yang lagi Foto shoot (Dok. Pribadi)
Beli oleh-oleh (Dok. Pribadi)
Jadi gimana masih mau pergi ke Jakarta? eh... Manila

Happy Travelling ;)


About Budy TravellingAddict

Budy TravellingAddict
Recommended Posts × +

15 komentar:

  1. wah mantep mas jalan-jalannya sampe ;uar negeri dah hehe boleh deh panas"an juga di manila hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenernya cuma transit aja sih.. Tapi lumayan bs explore dikit

      Delete
  2. mall tetap jadi pilihan pejalan kalau mati gaya dengan tempat tujuan ya... me too... hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups bener bgt mas. Enak di Mol dingin dan adem.

      Delete
  3. Mantap infonya! Terima kasih.

    Salam dari malaysia. Jemput ke travel blog kami ya :)

    www.thetravelling3o.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo samal kenal...
      Oke siap blogwalking :))

      Delete
  4. cukup sekali aja explore manilla, kemarin kesana lagi transit sehari setelah dari jepang, cuma belanja fridge magnet aja

    Mampir ke www.initial-hkos.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. Knp kapok ya?! Siap-siap ntar blogwalking

      Delete
  5. kak budii, colek akuh kesana kak

    ReplyDelete
  6. Mas saya bln april naik philipine airlines dari jepang ke jakarta trsnsit di manila 8jm,,ada saran gak buat manfaatin waktu transit??
    Money changer di area bandara ad gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. paling jalan2 sekitar kawasan Intramuros bro

      Delete
  7. ternyata gak beda jauh sama jakarta kalau gitu ya, tapi serem juga ya kalau liat ada petugas keamanan yang bawa senapan seperti itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya itu artinya tingkat kriminalitasnya tinggi

      Delete
  8. Kalo restoran atau tempat makan India nggak ada ya disana?

    ReplyDelete

Ciye.. yang udah baca-baca, tapi gak KOMEN :D